INFORMASI PERKARA

INFORMASI PERKARA

LOG IN

Nama Pengguna
Kata Sandi

SITUS LAIN TERKAIT

MA RI
ditjenmiltun
badilum
badilag
 
pttun medan
ptun banda aceh
ptun medan
ptun padang
ptun pekanbaru
ptun-palembang
ptunbengkulu
ptunlampung
 
 
 

Anda Pengunjung ke

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini23
mod_vvisit_counterKemarin11
mod_vvisit_counterMinggu ini58
mod_vvisit_counterBulan ini605
mod_vvisit_counterSampai hari ini55722

Layanan Chat

 
powered_by.png, 1 kB
Beranda
Selamat Datang
Artikel Hukum
Ditulis oleh M. Ikbar Andi Endang   

 

Disharmoni antara Undang-Undang yang Berisi Materi Muatan Penyelesaian Sengketa Administratif dengan Hukum Acara Peradilan Administrasi; Dalam Telusuran Paradigma Hukum Chaotik (Hukum Non-Sistematik)

 

Oleh: M. Ikbar Andi Endang

 

Pengantar

Memahami keteraturan dan ketidakteraturan dalam kehidupan ini ibarat dua ujung dalam satu pendulum. Yang mana ungkapan tersebut mengandung makna jika suatu kehidupan dituntut adanya suatu pola keteraturan, maka tidak menutup kemungkinan (bahkan dapat dipastikan) di waktu yang bersamaan pada satu sisi lainnya pola ketidakteraturan juga akan ada sebagai variable yang menemani atau bahkan ikut membentuk keteraturan itu sendiri.

Hukum dalam konteks sebagai fenomena sosial dapat dipahami bahwasanya hukum ada karena ia diciptakan, ia tidak jatuh dari langit begitu saja (taken for granted). Dengan kata lain, hukum itu ada sebagai karya manusia yang mengkonstruksi nilai-nilai yang ada dalam masyarakat. Sebagai sebuah proses konstruksi, keberadaannya tidak bisa lepas dari berbagai peristiwa atau kenyataan sosial yang tidak berdiri sendiri –sendiri, akan tetapi saling berhubungan satu sama lainnya.

Demikian pula sebagaimana yang dikemukakan oleh I Dewa Gde Atmaja bahwa di
negara kita ini sedang mengalami masa “transisi” dalam sistem hukum, disatu sisi masih berpijak pada akar sistem hukum kontinental (civil law), sedangkan di sisi lainnya kita sedang di terjang derasnya arus globalisasi yang ikut membawa pengaruh sistem hukum “anglo saxon” (common law) masuk ke dalam sistem hukum nasional kita. Dalam masa transisi dan pengaruhnya tersebut, tidak menutup kemungkinan dapat menghasilkan dampak negatif berupa kondisi disharmoni dan ketidaksinkronan antara satu peraturan perundang-undangan dengan yang lain, baik sifat dan kedudukan hukumnya yang sederajat maupun yang dibawahnya. Pada titik inilah dapat dikatakan adanya cermin nyata persoalan peraturan perundang-undangan yang mengalami “ketidaktertiban hukum” atau “ketidakteraturan hukum”.

 

Selengkapnya artikel ini dapat mengklik tautan di bawah ini.

Disharmoni antara Undang-Undang yang Berisi Materi Muatan Penyelesaian Sengketa Administratif dengan Hukum Acara Peradilan Administrasi; Dalam Telusuran Paradigma Hukum Chaotik (Hukum Non-Sistematik)

Artikel pernah dimuat di Majalah Hukum Varia Peradilan edisi 353 Bulan April 2015

 

 

 

 

 
Acara Perpisahan Hakim Febby Fajrurrahman dan Rory Yonaldy
Ditulis oleh Rizki Arianto, SE   

Pada 8 Januari 2015 silam telah diadakan acara Perpisahan Hakim yang berpindah tugas dari Pengadilan Tata Usaha Negara Jambi. Adalah Bapak Febby Fajrurrahman, SH. yang dipindahkan ke Pengadilan Tata Usaha Negara Mataram dan Bapak Rory Yonaldy, SH., MH. yang dipindahkan ke Pengadilan Tata Usaha Negara Banjarmasin. Dalam sambutannya Bapak Febby Fajrurrahman dan Bapak Rory Yonaldy memohon maaf apabila ada kata dan tingkah laku yang tidak berkenan kepada segenap warga Pengadilan Tata Usaha Negara Jambi dan kelak di tempat tugas yang baru dapat menambah wawasan dan menjadi lebih baik lagi.

Sementara itu Bapak Ketua Pengadilan Tata Usaha Negara Jambi Jamres Saraan, SH., MH. dalam sambutannya mengatakan bahwa Bapak Febby dan Bapak Rory selama bertugas di PTUN Jambi kinerjanya sudah sangat baik. Bapak Jamres menambahkan dalam sambutannya agar meningkatkan kebersamaan dimanapun berada sebagaimana diketahui bersama bahwa semua hakim pasti akan pindah. Maka dari itu, tepat kiranya apa yang disampaikan Bapak Rory Yonaldy dalam sambutannya Kalau ada sumur di ladang boleh kita menumpang mandi, kalau ada umur yang panjang boleh kita berjumpa lagi.

Berikut beberapa gambar acara perpisahan tersebut.

 

Sambutan Bapak Rory Yonaldy

 

Audiensi Acara Perpisahan

 

Pemberian Cenderamata

 

Ucapan Selamat

 

Sumbangsih Lagu Hiburan

 

Pemberian Cenderamata

 
Pelantikan Hakim Baru
Ditulis oleh Rizki Arianto, SE   

Pada hari Rabu tanggal 1 Oktober 2014 telah diadakan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan terhadap tiga orang hakim baru di PTUN Jambi. Mereka adalah Gusman Balkhan, SH. (sebelumnya adalah Calon Hakim dari PTUN Medan), Putri Pebrianti, SH. (sebelumnya adalah Calon Hakim dari PTUN Jakarta) dan Vinaricha Sucika Wiba, SH. (sebelumnya adalah Calon Hakim dari PTUN Makasar). Berikut beberapa gambar kegiatan pelantikan tersebut.

 

 

Spanduk

 

Hakim PTUN Jambi Baru

 

Suasana Pelantikan

 

Pelantikan

 

Pengambilan Sumpah

 

Penandatanganan Naskah Pelantikan

 

Penandanganan Naskah Pelantikan Oleh Ketua

 
Layanan Posbakum
Ditulis oleh Rizki Arianto, SE   

 

Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jambi kini telah menyediakan Pos Bantuan Hukum (Posbakum) bagi masyarakat pencari keadilan yang tidak mampu. Posbakum PTUN Jambi dijadwalkan satu minggu dua kali yaitu setiap hari Selasa dan Kamis pukul 09.00 WIB - 12.00 WIB, istirahat pukul 12.00 WIB - 13.00 WIB, dan buka kembali pukul 13.00 WIB - 16.00 WIB.

Sebelumnya pada tanggal 2 September 2014 telah ditandatangani Memorandum of Understanding (MoU) antara PTUN Jambi dengan Pusat Advokasi Hukum dan HAM (PAHAM) Jambi selaku lembaga bantuan hukum yang bertugas menyediakan layanan hukum di Posbakum PTUN Jambi ini.

 

 MoU Posbakum

 

 
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Berikutnya > Akhir >>

Hasil 1 - 5 dari 131
© 2015 PENGADILAN TATA USAHA NEGARA JAMBI
Joomla! is Free Software released under the GNU/GPL License.